DuaPuluh Musim



Seiring berjalanya waktu
Entah Kenapa
Suasana selalu menjadi syahdu
Saat terkenang bias namamu
Seolah terhenti waktu
Saat tetiba wajahmu terukir dianganku

Lebih dari duapuluh musim kau berlalu
Aku menuunggu membisu hingga terpendam rasaku
Lebih dari duapuluh musim kau berlalu
Ada seseorang baru mengisi denga indah dihidupku
Lebih dari duapuluh musim kau berlalu
Namun kini kau kembali meminta dengan iba rasa cintaku.

Kasih
Maafkan diri ini
Bukan aku tak ingin menanti
Bahkan duapuluh musim berlalu
Aku tetap berharap akan hadirmu
Duapuluh musim berlalu
aku tetap berharap kan ada jawabmu.

Kasih ,
Mungkin aku bisa menunggumu dupuluh musim lagi .
Namun tanpa jawab dan arah , aku tak mau terus seperti ini
Kasih,
Maafkan aku jika pintamu tak dapat aku turuti
Kasih
Maafkan aku jika jika kita tak akan pernah lagi menjadi satu ..






By :
Lazul

Komentar

Postingan Populer