Pidato Hari Pendidikan Nasional

Yang saya hormati , Bapak M.Nuh selaku menteri Pendidikan Indonesia , Bapak dan juga Ibu guru , adik-adik pelajar , serta hadirin sekalian yang berbahagia.
Assalamualaikum Wr.Wb. Salam sejahtera bagi kita semua.
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat serta hidayahnya sehingga hari ini kita dapat berkumpul dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2014.
Hadirin sekalian .
Berbicara tentang pendidikan , pendidikan ibarat sebuah pondasi dalam kehidupan manusia. Mengapa dikatakan demikian ? karena pendidikan adalah sesuatu yang besar , sesuatu yang sangat mendasar dalam kehidupan. Dengan pendidikan , akan menciptakan kader-kader bangsa yang nantinya akan meneruskan cita-cita dan perjuangan bangsa Indonesia berdasarkan pada Pncasila dan UUD 1945.
Dalam alinea kkeempat pembukaan UUD 1945 , dikatakan bahwa Pemerintah berkewajiban mencerdaskan kehidupan bangsa. Selain itu , dalam Pasal 31 UUD 1945 ayat 1 yang berbunyi " Tiap-tiap warga Negara berhak mendapatkan pengajaran" , atas dasar itulah , maka peran Pemerintah sangat dibutuhkan untuk memfasilitasi pendidikan yang ada di Indonesia.
Hadirin sekalian.
Pendidikan tak lepas dari para tokoh pendidikan yakni Ki Hajar Dewantara yanh merupakan tokoh pendidikan Indonesia. Beliau menyampaikan konsep dasar bagi seorang pendidik , yakni :
- ING NGARSO SUNG TULADAH
- ING MADYA MANGUN KARSA
- TUT WURI HANDAYANI
Ing ngarso sung tuladha , artinya , didepan , seorang pendidik harus mampu menjadi teladan dan panutan bagi para siswanya. Seperti kata orang jawa Guru iku digugu dan ditiru.Ing madya mangun karsa , artinya , ditengah seorang pendidk harus mampu membangkitkan semangat peserta didiknya. dan yang terakhir yaitu Tut wuri handayani , yakni , dibelakang seorang pendidik harus mampu mendorong orang yang didiknya agar berani berjalan didepan dan bertanggung jawab. Itulah profil seorang pendidik yang baik menurut Ki Hajar Dewantara.
Hadirin Sekalian.
Kita akui bersama , bagaimanapun baiknya seornag guru dalam mendidik , namun jika tidsk ada peran aktif dari murid dan wali murid , maka poendidikan tidak akan berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan.
Oleh karena itu , kepada bapak dan ibu walimurid , henadaknya selalu aktif mendorong , mengawasi serta membimbing putera dan putri nya untuk lebih rajin belajar. Karena bagaimanapun juga anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu mereka di rumah daripada disekolah.
Kemudian kepada adik-adik pelajar , kami ingatkan bahwa , masa depanmu ditentukan oelh bagaimana kamu belaja sekarang. belajar tu tidak harus melulu membaca buku dan berdiam diri. Belajar itu bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Contohnya belajar berkarya , belajar bermasyarakat , belajar bermasyarakat dll. Semua itu nantinya akan berguna bagi kehidupan kalian kelak dimasa yang akan datang.
Akhir kata , semoga Tuhan selalu memberikan taufik dan hidayahnya sekalian agar kita mempu mengembangkan semangat pendidikan sesuai dengan apa yang dicita-citakan oleh bangsa dan agama.
Demikian yang dapat saya sampaikan . Kesempurnaan hanya milik Tuhan dan kekurangan adalah milik kita semua , oleh karena itu saya mohon maaf apabila ada tutur kata yang kurang berkenan dihati saudara-saudara. Saya Akhiri
Wassalamualaikum Wr.Wb.
Selamat Pagi/siang/sore/malam.

Komentar

Postingan Populer